Blogger Tahun 2010-an vs Sekarang, Jauh Berbeda

Blogger Tahun 2010-an vs Sekarang, Jauh Berbeda

Blogger Tahun 2010 vs Blogger Sekarang

Bila diingat-ingat, rasanya waktu begitu cepat berjalan. Tidak terasa 2010 sudah lewat hampir 16 tahun lalu. Dan banyak nostalgia yang kadang bisa bikin ngakak gak karuan. Tapi ini bukan tentang nostalgia asmara. Apalagi tentang kisah galau, ogah bosqu! 
Cuan dari adsense adalah mimpi bagi setiap blogger. Namun syarat ketatnya adsense adalah mutlak. Bukan sekedar tampilan blog harus clean, minimalis, dan user-friendly. Sebab menurut adsense Estetika tata letak atau template blog adalah nomor dua. Asalkan yang terpenting iklan bisa tampil dengan estetik tanpa mengganggu Core Web Vitals dan memanjakan algoritma.
Ternyata Google Adsense Tidak Seperti Dosen Pembimbing

Ternyata Google Adsense Tidak Seperti Dosen Pembimbing


Sejak malam purnama itu, 26 Juni 2021 silam, dengan tetiba adsense hilang dari tampilan blogku. Sempat bertanya-tanya, kenapa iklan adsense tidak muncul di blog, kalaupun tidak ada stok iklan, berapa lama iklan adsense muncul ku membathin. Namun sungguh naas, tragedi itu seperti kapal selam nanggala-402 tenggelam yang hilang kontak beberapa bulan silam. Hingga saat ini tidak jelas sebab-musababnya dan ini sama dengan sebab musabab Google Adsense hilang dari blogku. Miris memang, cuma ya sudahlah. Ibarat kata pepatah Nasi sudah menjadi bubur. Cuma pandai-pandai kita juga walaupun sudah menjadi bubur itu bukan berarti mubazir, karena bubur ayam jauh lebih nikmat dan mahal dari pada nasi.
Sempat bertanya-tanya, kenapa iklan adsense tidak muncul di blog, kalaupun tidak ada stok iklan, berapa lama iklan adsense muncul ku membathin. Namun sungguh naas, tragedi itu seperti kapal selam nanggala-402 tenggelam yang hilang kontak beberapa bulan silam.

Peristiwa iklan Google Adsense yang lenyap di blogku, belum bisa ku pastikan penyebabnya,  yang ada info via gmail yang menyatakan bahwa klik iklan tidak valid. Akan tetapi sampai saat ini aku belum tahu klik tidak valid yang dimaksud itu apa, kapan, siapa, dimana, mengapa dan bagiamana? Wallahu'alam, masih teka teki yang belum terpecahkan oleh ku. Terserah, sebagian teman menyatakan karena klik iklan sendiri dan bahkan ada juga yang menduga karena salah pasang script anti boom klik. Sehingga iklan adsense tidak terlihat lagi di blogku yang memiliki deskripsi "Sebuah Sampah Untuk Negeri"  

 Jangan Mimpi, Kita Tidak Ditakdirkan Menjadi Youtuber

Jangan Mimpi, Kita Tidak Ditakdirkan Menjadi Youtuber

Kita Tidak Ditakdirkan Menjadi Youtuber - SIKONYOL.com
Ada juga Youtuber yang sangat aduhai dalam membuat konten unfaedahnya. Seperti Kime Hime misalnya, yang hanya bermain game dengan teriakan mendayunya seperti cewek koreong sidikit plus tankt0pnya yang gemana-gemana gitu, itupun juga menjadi sorotan para penonton Youtube. Alhasil video main gamenya pun dapat ditonton lebih dari satu juta viewer.

Sejak mewabahnya youtuber di Jagat Raya Nusantara ini, kebanyakan pembuat konten kehilangan ide untuk membuat konten unik dan menarik minat penonton channel youtubenya. Ada yang bikin video trik dan tips, Aktivitas kesehariannya, Kegiatan Unik, Pengetahuan, S3ks, Rangkuman Berita, Kesehatan, Musik, Daftar Polan dan Pulen dan Daftar nama-nama Ikan serta hal-hal lain sebagainya. Tujuannya apa? hanya untuk mencari viewer (penonton) yang banyak agar pundi dolar mengalir kepadanya.
Antara Baca Koran dan Media Online, Mana yang Lebih Seru?

Antara Baca Koran dan Media Online, Mana yang Lebih Seru?

Baca Koran dan Media Online, Baca Status - SIKONYOL.com

Semua orang memiliki rasa ingin tahu terhadap sesuatu, termasuk Aku dan kita semua yang masih hidup dan bernyawa ini. Mulai masalah cekcok dalam rumah tangga orang yang terkadang terdengar seru dan serem, yang terkadang menjadi beban mental bagi yang muda dan jomblo untuk membina rumah tangga.

"Beda lagi komentar dari pro dan kontra terhadap pemerintah. Yang sering disebut sekarang, bipang yang sebelumnya cebong dan kadrun yang sebelumnya kampret. Komentar- komentar ini luar biasa tajamnya dan lengkap. Masing-masing punya referensi serta saling melemparkan jejak digital dari riwayat berita yang menguntungkan para bipang atau menguntungkan kadrun.
Lagu Hilang - Agam Phopeuna, Bikinku Berangan-angan

Lagu Hilang - Agam Phopeuna, Bikinku Berangan-angan

Lagu Hilang - Agam Phopeuna | SIKONYOL.com
Aku adalah salah satu dari sekian triliun manusia di planet bumi ini yang sangat menyukai lagu. Hampir semua aktivitasku di isi dengan lagu, kecuali sholat dan masuk ke kamar mandi. Bila waktu sholat di pause, usai sholat lanjutkan namun di kamar mandi di offkan. Sebegitulah aku dan musik dalam aktivitasmu.
Orang-orang yang sering terbawa dalam angan-angan. Mulai dari angan-angan berumah tangga hingga angan-angan hancur sebuah hubunganpun juga iya. Walaupun sebenar, pada defaulnya masih dalam keadaan biasa-biasa saja alias bukan dalam keadaan sedih ataupun senang.
 Akun Adsense Di Banned itu Sama Seperti Diputusin Pacar

Akun Adsense Di Banned itu Sama Seperti Diputusin Pacar

Akun Adsense Di Banned itu Sama Seperti Diputusin Pacar

Yang merasa pernah merasa putus cinta, pasti sudah tahu bagaimana rasanya. Persis seperti dalam lirik lagu Sultan, Cinta Dimanakah Kini pada tahun 2000 silam. Nasi ku makan terasa batu air ku minum terasa duri. Sehingga kecewa, menyesal, sakit hati, kacau pikiran menyatu menjadi satu dengan istilah nitizen sekarang Galau. Nah, Akun Adsense di Banned Google juga demikian rasanya.
Saat Corona Menjelma Menjadi Kampret

Saat Corona Menjelma Menjadi Kampret

Corona Virus Kampret
Maunya mereka, kita mendekam saja di rumah. Sambil golek-golek, makan, nonton bukan bok3p dan tidur. Sesekali main hape biar tidak boring 100%. Namun bila paket habis, disitulah kita baru pening 75 kali keliling. Dan mau tidak mau harus tunggu BLT cair dulu. Setelah BLT cair, baru isi paket lagi. Begitulah siklusnya hingga sang penguasa yakin dan berketetapan hati untuk mengatakan, "Kita bebas Covid"

...hingga pak Gubernur Aceh pun terkena virus corona berjenis kampret yang tidak kunjung negatif, walaupun sudah hampir sebulan melakukan isolasi mandiri. Dan bahkan tim medisnya menyarankan untuk isolasi mandiri selama tiga bulan kedepan. Semoga saja tidak minta tambah lagi, harapku..

Fenomena ini sungguh membuat aku harus berkata jujur, bahwa semakin membingungkan saja keadaan di lingkungan kita ini. Terkadang sempat berpikir, dikemanakan nalar mereka mereka semua itu? Apa karena habis ketemu Suzanna sinder bolong atau jangan-jangan baru berjumpa dengan Mak Lampir dari gunung berapi? Sehingga seperti dihantui rasa takut yang berlebihan. Melebihi dari rasa takut kepada Tuhan. Tapi Entahlah, semoga suatu saat aku dan para sikonyolovers akan temukan jawabannya dibalik lembaran soal ujian.
Sudah mencapai dua tahun, corona virus bergentayangan bak hantu yang mengerikan di film-film era 90-an. Bagaimana tidak, seperti yang kita ketahui bersama, sejak covid 19 ditetapkan sebagai pandemi, Wabah Penyakit yang super canggih ini ternyata membawa dampak yang sangat mengejutkan. Silaturahim putus, roda perekonomian pupus dan bahkan bila tidak hati-hati dalam berinteraksi, kita juga akan mampus. Innalillahi wainnailaihiraji'un.

Dampak corona virus ini memang sangat menakjubkan, menghebohkan dan menakutkan. Sehingga tatanan ekonomipun terhenti karena ketakutan. Namun meskipun demikian yang sungguh mengherankan, akhir-akhir ini khususnya di Aceh, sudah terdapat jenis baru dari corona virus, yaitu corona berjenis kampret. Entah bagaimana asal mulanya, dan siapa yang membawanya. Hingga kini pak Gubernur Aceh pun ikut terpapar virus corona berjenis kampret, yang sampai saat ini tidak kunjung negatif, walaupun sudah hampir sebulan melakukan isolasi mandiri. Dan bahkan tim medisnya pun menyarankan untuk isolasi mandiri selama tiga bulan kedepan. Semoga saja tidak minta tambah lagi, harapku.
Di Kantin PN Bpd menjelang sidang. Lepas Masker karena lagi ngopi | Foto : Dok. SIKONYOL.com
Jenis baru virus corona di Aceh ini tergolong sebagai virus yang sangat aneh dari negara manapun. Saking anehnya, Corona virus ini keluarnya tepat diatas jam 22.00 WIB, persis seperti kampret yang bermunculan di malam hari. Sedangkan siangnya tertidur pulas sambil mengumpulkan energi untuk persiapan malam tiba. Ops, jangan tanya corona siangnya tidur dimana?

Banyak yang merasa resah dengan virus corona yang menjelma menjadi kampret ini. Sehingga tidak jarang, mereka-mereka para pengaih rezeki pada malam hari harus bergegas dengan segera bila malam telah menunjukan jam 22.00 WIB. Terkadang yang berjualan dengan menggunakan gerobak-gerobak mini di pinggir jalan pun ikut merasakan dampaknya, walaupun dagangannya belum laku laris. Bahkan terancam basi dan mubazir.

Lain lagi terhadap penguasaha warung kopi, persis seperti Cenderella yang wanti-wanti menunggu sebelum pukul 00.00 WIB tiba. Cuma bedanya awak warkop kopi di Aceh lebih cepat 2 jam dari Cinderella. Akibat dampak ini, penikmat kopi di Aceh merasa gersang, hilang inspirasi dan bahkan rada-rada pungoe (gila). Kalau sudah begini, lantas penikmat kopi apa hanya diam saja? Tidak kawan! suara bathin tetap berontak walaupun tidak sekencang berintak ketika masa perang belanda dan perang RI dengan GAM.
Nah, siangnya bagaimana? Alhamdulillah bebas kemaja saja. Mau ke tempat wisata, is oke. Menikmati kopi pagi dan siang hari diwarkop hingga dua kali waktu sholatpun tidak mengapa. Karena seperti aku ceritakan tadi, Corona virusnya sudah bermutasi dan mengikuti sifat kebiasaan seperti kampret. Ya malam hari diatas pukul 22.00 WIB yang tidak boleh. Selainnya boleh-boleh saja. 

Selain warkop, dan usaha-usaha lainnya yang tutup diatas pukul 22.00 WIB, jalan-jalan yang biasa ramai dilewati manusiapun kiri nyaris sepi. Saking sepinya persis seperti hidup di kota mati. Tanpa penghuni dan tanpa cahaya kehidupan. Takutnya, disaat jalan yang biasanya ramai yang berubah sepi akan diambil alih oleh para Sinder Bolong, Pocong, Kuntilanak dan Para Hantu-hantu lainnya. Seremkan!

Hal yang sangat mencengangkan, setiap gampong yang ada di Aceh dianjurkan untuk melakukan ronda malam bergiliran. Sama seperti saat gejolak RI dan GAM belasan tahun silam. Entah untuk menjaga agar jalan sepi tidak diambil alih oleh para hantu, entah untuk menangkap virus corona yang menyerupai kampret untuk di musnahkan atau untuk sesuatu menghabiskan uang negara. Yang pasti sampai saat ini aku juga tidak  mengetahuinya. 

Bila sudah demikian, apa yang harus kita lakukan, Pasrah? Owalah. Masak pasrah sama hantu-hantu. Sudahlah cukup kita ditakutkan dengan virus corona berjenis kampret ini. Walaupun sebenarnya para elit dan penguasa negeri ini sedang membuat lelocun dan berharap kita patuh dan mengikuti terhadap kebijakan dan peraturan yang dilahirkan dari hasil hubungan gelap penguasa dengan kaum elit semata.
Seharusnya sesuai dengan protokuler kesehatan, langkah pencegahan corona virus adalah rajin cuci tangan walaupun bukan untuk makan, selalu menggunakan masker dan jaga jarak. Selain itu, juga jaga kesehatan dengan cara Istirahat yang cukup, konsumsi Vitamin C, Vitamin D dan Zink. Bukan patuh dan taat saat diatas jam 22.00. WIB saja.
Bila sudah begini, patut kita kasih 4 jempol sekaligus jempol kaki. Salut! Entah kita yang kurang sekolahan, atau merekanya yang kelebihan pintar. Yang pada ujungnya kita seperti bodoh dan dipaksa untuk bersikap seolah-olah tidak tahu. Bila kita pinjam diksi Bung Rocky Gerung, kita hari ini dipaksakan untuk bersikap dungu terhadap realita sosial - politik. Kita seperti ternak piaraan, dikasih makan kenyang-kenyang lalu disuruh disuruh diam, persis seperti kerbau yang dicocok hidung untuk membajak sawah.
Dilema Sarjana Setelah Wisuda

Dilema Sarjana Setelah Wisuda

Masa-masa kuliah memang tidak seindah ketika di SMA, itulah kata kebanyakan orang tatkala sudah berada pada level Mahasiswa. Sementara sebagian Anak Sekolah SMA mengatakan lebih indah masa SMP. Yang siswa SMP mengatakan lebih Indah ketika sekolah SD dan selanjtnya yang sekolah SD mengatakan lebih bahagia ketika masih TK. Tapi sayang, aku tidak pernah merasakan sekolah TK, karena tidak pernah sekolah TK. Hahaha.
Mungkin harapan dan mimpi itu berasal dari kata sebuah pepatah "Gantungkanlah cita-citamu setinggi langit, bermimipilah setinggi langit, bilapun kau jatuh, kau akan jatuh diantara bintang-bintang". Yang menjadi tanda tanya, orang yang menyuruh mimpi itu siapa?

Baca Juga : Nikahi Gadis Aceh, Arisan Solusinya

Keindahan itu memang jelas terletak pada waktu dan tempatnya. Baik Kuliah, SMA, SMP, SD dan bahkan TK. Semua historisnya sudah dilewati dengan berbagai keadaan, baik dalam keadaan suka maupun duka itu adalah bagian masa lalu yang sering tersenyum sendiri ketika dikenang. Apalagi bersama pasangan terkasih dan tersayang saat diranjang hendak istirahat malam, bukan main indahnya. Please yang lajang, minggir! Jomblo apalagi! minggat jauh-jauh ke laut. Hahaha.
Saat menjadi mahasiswa memimpin mahasiswa berdiskusi | Foto : FB Pujiaman Zulfikar
Yang pernah menjadi Mahasiswa, ketika penghujung semester akhir perkuliahan pasti pernah memiliki harapan suatu saat, ketika usai tamat kuliah dan menjadi sarjana nanti mau seperti ini, kerja disini, penghasilan segini, menikah dengan si fulan, memiliki rumah, memiliki mobil and soon bla...bla...
Dengan berbagai mimpi dan harapan yang sering muncul dalam angan-angan tersebut, tidak sedikit mereka berusaha habis-habisan. Seolah siap mendaki gunung yang menjulang tinggi serta siap mengarungi samudera dengan berjalan kaki. Disamping itu juga, yang agak sedikit alim juga berupaya plus dengan doa yang diucapkan pada sujud terakhir sholat sebagai doa agar mimpi dan harapan yang penuh teka-teki misterius tersebut tersampaikan kepada sang Khalik dan dimudahkan untuk meraihnya. Amin

Mungkin harapan dan mimpi itu berasal dari kata sebuah pepatah "Gantungkanlah cita-citamu setinggi langit, bermimipilah setinggi langit, bilapun kau jatuh, kau akan jatuh diantara bintang-bintang". Yang menjadi tanda tanya, orang yang menyuruh mimpi itu siapa? Apa dia pilot, astronot atau Superman, Batman atau man-man lainnya yang mudahkan oleh seorang skenario untuk terbang. Ampun!!! Mending disuruh mimpi basah aja deh, lebih bahagia walaupun tidak nyata.
Yang harus di ketahui oleh semua kalangan, baik artis, politisi, pembisnis, ulama, umara, akademisi, pengamat, penegak hukum, bazzeRp, cebong, yang kaya dan yang miskin, bahwa sudah menjadi tabiat yang harus dimaklumi oleh siapa saja yang senasib dan sebangsa, dimana saat berada di bangku kuliah, pasti ada harapan mau jadi apa dan kerja dimana? Semua itu seolah kita sendiri yang menentukannya. Tanpa harus melewati jalan panjang, berliku, terjal dan berbatu sekalipun. Seolah semuanya Gampang dan semudah membalik sempak koyak.

Bisa dikatakan persis seperti dalam sebuah film seolah kita adalah pengarang naskah yang merangkap sebagai sebagai sutradara sekaligus sebagai pemerannya. Sehingga kita merasa semua peran, baik protagonis dan antagonis mudah untuk diperaga sesuai dengan kemauan kita sendiri. Walaupun sebanarnya menurut orang lain itu belum tentu sesuai. Akan tetapi kita baru tersadarkan tatkala gelar sarjana sudah diperoleh dan ijazah sudah di genggaman tangan, saat itulah kita baru mengetahui ternyata dunia pengangguran intelektual itu lumayan luasnya.
Jika boleh jujur, aku, kamu dan kita juga pernah berada dunia pengangguran. Bahkan lebih parah lagi. Dan sekarang, ku ucapkan Alhamdulillah harapan itu sebagiannya sudah tercapai. Sedangkan selebihnya hanya Tuhan yang tahu. Yang menjadi catatan, bahwa untuk menggapai sebuah mimpi dan harapan bisa dikatakan pedih jendral. Terlalu banyak jalan berliku, terjal dan berbatu yang harus dilewati. Tapi yakinlah itu semua akan dilewati dengan mudah bila menggunakan semangat para syuhada yang telah memperjuangkan kemerdekaan negara republik tercinta ini. Insha Allah tercapai. Amin, Allahu Akbar Merdeka!!!
Kok tangan Pak Dekan seperti colek hidung ya | Foto : FB. Pujiaman Zulfikar
Kuliah sudah selesai, status mahasiswa tak lagi melekat pada diri anda. Dari satu sisi, patut berbangga hati. Namun dibanyak sisi ini adalah tantangan baru yang harus dilewati, meskipun manis dan pahit terasa menjadi satu seperti dalam segelas kopi. Namun yakinlah perjuangan itu akan indah pada waktunya. Walapun waktunya kapan akan tiba, yang pasti hanya Tuhan yang tahu.
Hal semacam ini, semua orang sudah mengalaminya, bukan cuma anda, akupun juga tapi menggapai mimpi dan harapan setelah tamat kuliah itu butuh perjuangan, memerlukan kesabaran dan keikhlasan seperti ilmu ikhlas dalam film Kiamat Sudah Dekat. Dan kata pepatah, perjuangan tidak akan mengkhianati hasil. Pasti dan pasti. Berjuanglah kaum intelektual.