Blogger Tahun 2010-an vs Sekarang, Jauh Berbeda

Blogger Tahun 2010-an vs Sekarang, Jauh Berbeda


Bila diingat-ingat, rasanya waktu begitu cepat berjalan. Tidak terasa 2010 sudah lewat hampir 16 tahun lalu. Dan banyak nostalgia yang kadang bisa bikin ngakak gak karuan. Tapi ini bukan tentang nostalgia asmara. Apalagi tentang kisah galau, ogah bosqu! 
Cuan dari adsense adalah mimpi bagi setiap blogger. Namun syarat ketatnya adsense adalah mutlak. Bukan sekedar tampilan blog harus clean, minimalis, dan user-friendly. Sebab menurut adsense Estetika tata letak atau template blog adalah nomor dua. Asalkan yang terpenting iklan bisa tampil dengan estetik tanpa mengganggu Core Web Vitals dan memanjakan algoritma.
Tanya kenapa? Karena ini tentang blogger yang ngeblog pada zaman itu. Tak terkecuali saya sendiri. Dimana, saat itu ketika memiliki blog pribadi dari blogspot seolah sangat merasa beken, keren, wow dan patut membusungkan dada. Walaupun sebenarnya isinya seperti toko kelontong, serba ada, serba murah (tanpa kualitas dan tujuan). Tapi mau dibilang apa, ya pokoknya merasa keren dan beken saja lah saat itu. Wkwkwk. Hmph!

Aksesoris dan Pernak Pernik Blog Berlebihan?

Dulu, mengunjungi blog seseorang itu seperti masuk ke kamar pribadinya, banyak hiasan yang sebenarnya pemilik blog sendiri tidak tahu untuk apa? Tiba-tiba lagu autoplay sudah berbunyi lebih dulu. Padahal tulisan isi blog belum muncul. Belum lagi ada efek salju jatuh di layar, cursor berubah jadi bintang, dan di sudut sidebar ada jam analog yang entah apa manfaatnya selain sekadar bergerak. Dan anehnya, dulu itu terasa keren. Hahaha, Jujur saja, akupun bagian dari orang yang pernah melewati masa itu. 

Baca Juga :

Mulai dari memasang jam digital, jam analog, favicon animasi, ikan berenang, sampai autoplay musik tertentu (rahasia) yang kadang lebih cocok didengar sendiri daripada oleh pengunjung blog. Cuma bila dipikir-pikir sekarang, untuk apa? Dan apa gunannya? Tidak tahu!

Antara Keegoisan atau Personal Branding Yang Super Norak?

Era blogger tahun 2010-an sangat jauh berbeda dengan sekarang. Dimana saat itu, laman blog seseorang menentukan level dan kasta yang berbeda. Semakin banyak dan beragam Aksesoris dan pernak pernik blog, maka berasa semakin tinggi pula kasta seseorang didunia blogger. Mengenai isi tulisan, SEO, kata kunci pencarian, mengejar page one Google dan monetisasi Adsense. Ogah peduli! 

Mau isi blog tentang puisi galau, curhat, lirik lagu, tutorial dan terkadang ada postingan tidak penting yang bahkan penulisnya sendiri mungkin lupa pernah menulisnya. Sebegitu egoisnya gaya ngeblog saat itu. 

Namun pun demikian, tidak dapat dipungkuri dibalik beragam Aksesoris dan pernak-pernik blog yang norak tersebut, justru disitu pula identitas pemilik blognya yang sangat mudah ditebak.

  1. Ada musik autoplay "Tentang Kita" dari Peterpan itu petanda pemilik blognya orang galau. Atau paling tidak sedang berada pada dunia cinta-cintaan.
  2. Bila berkunjung ke blog yang ada salju jatuh, yang demikian bisa disimpulkan pemilik blognya menginginkan ketenangan pikiran, suasana romantis, atau sekadar rehat dari rutinitas yang monoton. Sesuai dengan keadaan salju jatuh seolah menggambarkan suasana hatinya.
  3. Bila saat mengunjungi blog yang ada efek cursor bergerak tidak karuan. Ada yang mode loading, pesawat tempur, segitiga dengan jatuhnya serbuk sari dan lain sebagainya. Bisa disimpulkan pemilik blognya ingin tampil beda. Beda dari yang lain walaupun bedanya hanya cursor saja
  4. Bila tiba-tiba menjumpai blog dengan template warna pink ada bunga- bunga, bisa di pastikan itu blog cewek banget. Yang pastinya curhatan dan puisi pasti ada dipostingannya. Pasti, gak mungkin gak!
Bayangkan, diantara empat model blog dengan Aksesoris dan pernak pernik nya digabungkan dengan tampilan laman blog warna pink ditambah lagi dengan pemasangan teks berjalan "Selamat Datang", jam analog dan animasi ikan berenang di sidebar (samping) blog. Apalah jadinya. Galau, bercampur suasana romantis, bar-bar, feminim, hobi pelihara ikan, selamat datang dan jam dinding, bukan kah itu suasana berada di kamar rumah sendiri? Ampun, aku baru tersadarkan!! Kacau, ternyata noraknya tidak tertolong.

Baca Juga :

Tapi pertanyaannya, Apakah gaya ngeblog demikian masih ada? Silakan searching saja, selagi gratis! Hmph! wkwkwkwk. kalau masih ada pasti itu aku banget saat tahun 2010-an. wkwkwk. Norak! bagaimana dengan Blogger Zaman Sekarang? 
​​
Blogger Tahun 2010, Template warna pink, salju jatuh, cursor pisau dan isi postingannya curhat dan puisi
Nah, sekarang sangat jauh berbeda. Dunia per-blogger-an. Seperti kata pepatah Jauh panggang dari api!, Ya, ini bukan tentang tidak panas dan tidak matang melainkan perbedaan yang amat jauh dari sebelumnya. Bila blogger zaman dulu itu ibarat seniman jalanan yang bebas coret-coret tembok sesuka hati, tapi blogger zaman sekarang itu sudah terfokus pada tujuan, mendapatkan cuan, blog dilirik adsense, kata kunci pencarian page one google, lebih rapi, tanpa Aksesoris dan tanpa widget berlebihan yang terkesan norak dan berat loading. Yang pastinya cepat loading dan responsive mobile alias mendukung tampilan smartphone tanpa tarik scroll dari kini ke kanan atau sebaliknya.

Baca Juga :

Dan yang pasti, ​tidak ada lagi lagu Peterpan berbunyi sendiri atau salju turun di layar. Boro-boro pasang jam analog, pasang widget yang agak berat sedikit saja, ogah lagi. Kenapa? Karena blogger sekarang kejar PageSpeed Insights dari Google. Mengutamakan Kecepatan loading web harus di bawah 2 detik! Kalau blog kelamaan loading gara-gara kebanyakan pernak-pernik, jangankan pengunjung, robot Google saja ogah mampir. ​

Bukan Pamer Kasta Menurut Rame Hiasan

Serius dan Nyaman mejadi perkara wajib dalam dunia blogger zaman sekarang. Tidak ada lagi suasana kamar pribadi, Ada suara musik, hiasan dinding jam analog, kata 'selamat datang', dan ikan peliharaan. Transformasi blogger lebih mengarah ke hal yang serius. Lebih mengutamakan kenyamanan pengunjung dari segalanya. Sama seperti taubat dari mantan, memperbaiki hal yang tidak penting demi kenyamanan supaya daya tariknya benar-benar terasa. Bukan lagi pamer pamer kasta seberapa rame hiasan sidebar, melainkan: ​

1. Mengejar SEO (Search Engine Optimization)

Tulisan harus ramah mesin pencari, menjadi rekomendasi Google saat pencarian, riset kata kunci sampai botak adalah hal mesti dilakukan sebelum membuat postingan dan wajib paham struktur Heading (H2, H3, H4) yang benar. ​

2. Memburu Page One Google

Lebih terfokus untuk memikirkan cara bagaimana caranya artikel blog bisa nangkring di urutan nomor satu. Kalau perlu, pakai trik optimasi tingkat dewa. ​cara pikir saja sendiri, yang penting halal tanpa menyalahi aturan. Tak kecuali aturan baku dari sang mertua.

3. Demi Cuan dan Adsense: 

Cuan dari adsense adalah mimpi bagi setiap blogger. Namun syarat ketatnya adsense adalah mutlak. Bukan sekedar tampilan blog harus clean, minimalis, dan user-friendly. Sebab menurut adsense Estetika tata letak atau template blog adalah nomor dua. Asalkan yang terpenting iklan bisa tampil dengan estetik tanpa mengganggu Core Web Vitals dan memanjakan algoritma.

Nah, itulah beda blogger tahun 2010-an dengan blogger zaman sekarang yang jauh lebih sehat untuk bisnis, lebih rapi secara visual, dan pastinya lebih menghasilkan duit (kalau keterima Adsense, hmph!). ​Tapi jujur saja, di sudut hati yang paling dalam, kadang ada rasa kangen yang menggelitik terhadap era tampilan blog dari blogspot seperti hutan rimba pada tahun 2010-an. Namun apa adanya, waktu tidak bisa diputar kembali. Salam sukses bosqu!