Pantai Ujong Serangga: Saat Nelayan Pulang, Disitu Pula Muda-Mudi Lupa Pulang

Pantai Ujong Serangga: Saat Nelayan Pulang, Disitu Pula Muda-Mudi Lupa Pulang

Sunset Indah di Pantai Ujong Serangga - SIKONYOL.com

Pantai Ujong Serangga tak berbeda dengan pantai lain yang ada di dunia. Dimana laut, pasir, ombak dan perahu nelayan berada di tempat yang sama. Itulah gambaran yang menjadi ilustrasi dari sebuah imajinasi seseorang ketika mendengar kata Pantai. Ah hampir kayak Vicky Prasetyo Gaya bahasanya...wkwkwk hmph...

Pantai yang menjorok ke laut ini menjadi salah satu spot Wisata legendaris di tanah Aceh Barat Daya (Abdya), baik pagi maupun saat sore tiba. Kenapa demikian? Karena keindahan alam dan kelakuan unik manusia lokal di sana yang kontras menurut berbagai usia. Para Nelayan yang sudah berumur pulang ke rumahnya masing - masing malah yang muda lupa pulang ke rumahnya.
Sekali lagi, Kenapa dan kenapa?

Hal demikian akan kita ulas dalam kilas balik Pantai Ujong Serangga yang ada di Kecamatan Susoh ini yang memiliki daya magis yang kuat. Saking kuatnya, tempat ini bisa bikin orang lupa rumah, lupa jam, bahkan lupa kalau dompet makin menipis yang akhirnya berujung pada nangis. Kalau sudah demikian, siapa yang harus disalahkan? mikir!!!

​Pesona Magis: Keindahan Pantai Ujong Serangga Abdya

Sunset Indah di Pantai Ujong Serangga - SIKONYOL.com
Suasana Indah di Pantai Ujong Serangga - Dok. SIKONYOL.com
Soal estetika, keindahan Pantai Ujong Serangga ini memang tidak perlu diperdebatkan lagi di Mahkamah mana pun. Baik Mahkamah Syar'iyah maupun Mahkamah Konstitusi. Bahkan tidak ada alasan untuk membantah akan keindahan Pantai Ujong Serangga ini. Garis pantainya yang luas, angin sepoi-sepoinya konstan bikin ngantuk, dan sejauh mata memandang kita bakal disuguhkan hamparan Samudera Hindia yang luas dan dalam, seperti bagian lirik lagu Iwan pada tahun 90-an silam

"Sedalam - dalam - dalam lautanya Hindia lebih dalam cintaku padanya... ah. pret.!!

Baca Juga :

Adakalanya Pantai Ujong Serangga, pada saat tertentu pemandangan langit senja di sini gak hanya berwarna jingga standar. Bahkan tak jarang pada momen-momen tertentu, langitnya berubah menjadi cotton candy sky dengan perpaduan warna merah muda dan ungu. Tampaknya - olah suasananya sangat romantis ! Apalagi ada pacar di sampingnya, air kepala muda didepan atas meja dan sesekali lirik lekuk matanya. Aduhai... yang lain terasa ngotrak didunia ini.

Pokoknya sangat cocok menikmati sunset sore yang indah disudut Pantai ini sambil bengong meratakan nasib atau sekadar pamer di Instagram Story kepada mantan yang telah berlalu sekian purnama. Biar dia tahu, meskipun kamu kesepian, pemandangan di belakangmu tetap berkelas dunia!

​Jam Enam Sore: Nelayan Pulang, Pantai "Berganti Pemilik"

Nongkrong di Pantai Ujong Serangga - SIKONYOL.com
Nongkrong di Pantai Ujong Serangga - Dok. SIKONYOL.com
Destinasi Wisata satu ini memiliki siklus kehidupan yang paling unik. Bila datangnya subuh atau pagi hari, maka akan bertemu dengan penguasa asli Ujong Serangga yaitu para nelayan dan bapak - bapak Muge ikan alias penampung dan penjual encer ikan segar yang membawa 2 raga di belakang sepeda motornya. 

Namun berbeda lagi saat jarum jam bergeser ke sore hari, peta kekuasaan langsung berubah total. Nelayan dan para muge sorenya sudah tidak ada lagi berkeliaran di pantai. Perahu-perahu tradisional mereka sudah ditambatkan rapi di dekat dermaga dan sekitaran dermaga, bersandar pasrah setelah lelah bertarung dengan ombak. Begitu para pekerja keras ini pulang ke rumah untuk istirahat, saat itulah pantai ini resmi "diserahterimakan" secara tidak langsung kepada penguasa sore hari yang berpenampilan segar dan hanya berkeliaran didarat saja.

​Fenomena Sosial: Muda-Mudi Suka Nongkrong Hingga Lupa Waktu Pulang


Nah, ini dia bagian yang sesuai dengan judul kita tadi. Begitu langit sore menjelang matahari terbenam tiba, meja dan kursi plastik di sekitaran garis pantai bermunculan beserta penghuni sore harinya.

​Suasana sore pun berubah, langit sore yang perlahan - lahan bertransformasi menjadi warna jadi pink keunguan estetik terlihat makin syahdu, saking syahdunya, banyak muda-mudi suka nongkrong hingga lupa waktu pulang. 

Obrolan dari yang awalnya bahas masa depan sampai bahas semesta alam semesta mengalir tanpa rem. Saking asyiknya larut dalam tawa dan jepretan kamera, sebagai bahan pamer di media sosial. Dan bahkan puncaknya sering kali bikin miris hingga sholat Magrib lewat begitu saja! Allahu Akbar. jangan dek ya, jangan!!

Baca Juga :

Semua kita sepakat, senjanya memang indah dan gratis dari Tuhan, tapi jangan sampai saking khusyuknya natap sunset, kamu sampai lupa menghadap yang Bikin Sunset.

Keindahan alam itu harusnya bikin makin bersyukur, bukan malah bikin kuota dosa makin subur. Sudah seharusnya, begitu azan Magrib berkumandang dari masjid terdekat di Susoh, langsung bubar dulu buat ambil wudhu. Lagi pula, tidak perlu harus beribu alasan untuk bermalas-malasan, karena disekitaran Ujong Serangga itu ada Mushola terdekat yang aktif dengan Jamah Magribnya. Intinya, Penikmat Sunset iya, magrib pun gak lewat. Na, baru namanya anak muda berkelas dunia dan akhirat.

​Kuliner Pinggir Pantai: Bisa Ngopi, Minum Kelapa, Sampai Pesan Mie


Nongkrong berjam-jam jelas butuh amunisi biar lambung gak demo minta dipenihi haknya. Untungnya, fasilitas kuliner di sekitar pantai Ujong Serangga ini sudah sangat memanjakan lidah dan ramah di kantong kawula muda diamanapun berada.

​Di sekitar pesisir Pantai Ujong Serangga ini, tidak hanya bisa ngopi dengan konsep estetika beralaskan pasir beratap langit namun minum kelapa muda langsung dari tempurungnya juga ada. Dan bilapun merasa lapar berat tinggal pesan mie, serta aneka snack dan gorengan lainnya sebagai pelengkap. Bukan kah Makan mi hangat di pinggir pantai saat angin sore mulai dingin itu nikmatnya doubel bingit? Gak ada lawan!

​Apakah Pantai Ujong Serangga Cocok untuk Wisata Keluarga?

Suasana di Pantai Ujong Serangga - SIKONYOL.com
Suasana di Pantai Ujong Serangga - Dok. SIKONYOL.com

Jawabannya, Sangat cocok! Pantai Ujong Serangga ini luas dan ramah untuk semua umur. Anak-anak bisa main pasir di pinggir pantai akan tetapi tetap memerlukan pengawasan orang tua meskipun ayah-ibu bisa duduk santai di pondok sambil minum kelapa muda dan sekali lagi, jangan lupa waktu untuk pulang atau beribadah saat magrib tiba.

​Sebagai catatan tambahan buat para pencinta estetika, foto-foto dokumentasi yang kita pakai di artikel ini adalah potret Ujong Serangga pada tahun 2021.

Meski sudah berlalu beberapa tahun, keindahan gradasi warna langitnya tetap konsisten bikin rindu saja yang pernah menginjakkan kaki di sana.

Pantai Ujong Serangga Dimana?

Tanya alamat, berarti kepomu sudah mulai aktif dalam ke-penasaran-an. Biar tidak kesasar sampai ke kabupaten tetangga, berikut adalah panduan lokasinya:
  • Lokasi/Alamat: Desa Padang Baru, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Provinsi Aceh.
  • ​Aksesibilitas: Sangat mudah dijangkau. Jaraknya hanya sekitar 5-10 menit berkendara menggunakan roda dua maupun roda empat dari pusat kota Blangpidie (Ibu Kota Abdya). Jalannya sudah mulus, jadi gak ada alasan buat gak mampir.
Nah, bagaimana? Kapan ngopi bareng di atas pasir Ujong Serangga yang beralasankan pasir dan beratap langit? Ingat ya, nikmati senjanya, bawa pulang sampahnya, dan jangan sampai kelewatan Magribnya!

4 komentar

  1. memang tiada duanya ngopi dibibir pantai, pagi atau sore cuacanya pas, aduhai, irama ombak terdengar merdu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sudah pernah coba mas. Kalau belum, Ayo coba. Sekalian saja cobanya di Pantai Ujong Serangga. Hehehe

      Hapus
  2. semoga nanti bisa kesini.... aceh barat daya blm pernah aku datangin. tapi jarak juga lumayan jauh sih dari Lhokseumawe tempat tinggal dulu :D . pantai di aceh selalunya memang bagus2... apalagi kalau ada jualan kopi dan snack, memang bisa keasyikan lupa pulang.. untungnya dulu ortu udah wanti2, kalau sampe magrib blm balik rumah, jangan harap bisa kluar lagi hahahahah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe... anti lupa pulang dari ortu. Duluan di cegah... Hehehee

      Hapus